Kisah Legenda Kuliner Nusantara


Apa yang terlintas dalam pikiran Anda bila dihidangkan sambal yg tersaji langsung dari cobeknya?? Pedasnya mantap!! sebagian besar orang tentu akan berpikir demikian. Hmm, mungkin juga Anda sependapat dgn saya… muncul pertanyaan selanjutnya –apa hidangan teman makan sambalnya?–🙂🙂
Ternyata eh ternyata…menu ‘sederhana’ yang biasa orang sebut sambal setan ini memiliki rentetan sejarah yang perlu juga Anda tahu. Itulah salah satu keunikan kuliner negeri ini, sarat dengan Kisah Legenda Kuliner Nusantara.
Apabila kita telisik…hidangan Nusantara memang kebanyakan tidak lepas dari unsur cabai. Bahkan, ada beberapa kudapan yang terasa belum lengkap dimakan tanpa gigitan cabai, sebut saja Tempe mendoan khas Purwokerto…meski sebagian memang adapula yg menghindari makanan bercabai. Bagi orang Indonesia sambal bisa menjadi menu wajib…kegalauan orang mendengar kenaikan harga cabai hanya bisa dikalahkan oleh kenaikan harga beras…hehee.
Nah, berbicara soal bumbu…boleh dibilang kuliner Nusantara tidak lepas dari aroma rempah.
Contoh kuliner khas daerah dgn cita rasa rempah yaitu SOTO BANJAR. Kuliner khas Kalimantan Selatan ini kaya akan bumbu kapulaga, kayu manis, dan cengkih. Lebih maknyus lagi kalau kita menyantapnya di Warung Soto Banjar Bang Amat di tepi S. Pengambangan (anak S. Martapura) KalSel….*mmg jauh kalau anda tinggal di Jawa* 🙂
Okelah…saya tampilkan fotonya saja sbg obat penasaran.
Soto Banjar Bang Amat, KalSel

Kisah Legenda Kuliner Nusantara juga dapat kita simak dari kuliner LONTONG BALAP khas Jawa Timur. Konon katanya penjual lontongnya dulu masih dengan cara dipikul. Mereka harus berjalan cepat-cepat krn membawa beban yg berat di pundak sehingga kelihatan seperti adu balap, makanya dinamakan ‘Lontong Balap’.

Yang di atas ini foto Lontong Balap-nya.

Membahas soal kuliner tak akan ada habis cerita, semakin dalam dikupas membuat perut terasa semakin melilit.🙂
Harus kita sadari di pelosok negeri ini ada beragam kuliner yang terbalut Kisah Legenda Kuliner Nusantara dengan cita rasa yang menggugah selera. Hampir di setiap daerah memiliki Kisah Legenda Kuliner Nusantara yang khas. Sungguh, kolaborasi yang harmonis apabila kita mampu memadukan cita rasa dengan kisah legenda di balik kuliner tersebut.

Dan sudah sepantasnya sebagai pewaris negeri ini, kita melestarikan kuliner Nusantara. Salah satu wujud apresiasi kekayaan kuliner di Nusantara, Kecap Bango mengusung Festival Jajanan Bango (FJB). Kegiatan ini bertujuan untuk mempopulerkan makanan tradisional Indonesia sehingga makanan warisan leluhur terus menjadi bagian tak terpisahkan dari semua keluarga di Indonesia.
Festival Jajanan Bango (FJB) digelar setiap tahun guna mewujudkan komitmen Bango sebagai bagian tak terpisahkan dari citarasa asli makanan Nusantara.

Festival Jajanan Bango 2011 dihelat pada 5 kota berbeda yaitu Bekasi (23 April), Sidoarjo (23 Mei), Kediri (Mei), Depok (18 Juni), dan Malang (9 Juli) dengan tema ‘Kisah Legenda Kuliner Nusantara‘. Apabila Anda tertarik untuk menikmati berbagai kuliner Nusantara jangan lewatkan untuk mengunjungi kota-kota tersebut……Yuk, Mari kemari!!

*Dari berbagai sumber
foto-foto dipinjem dari sini dan situ

28 komentar

  1. waw makin maknyussssssssssssss neh jadinya…ngilerrrrr

  2. jeung kirimi sisan ya bua lunch

    1. butuh brp porsi nih bunz,,tinggal call bang Amat….🙂

  3. olieve · · Balas

    sambalnya maknyoss penyaiannya nyentriik………..mantcaaaaaaaappppp jadi ngiler

  4. olieve · · Balas

    kapan ya bisa menikmati lontong balapnya biar makannya sambil balapan wkwkwk

    1. wadew…serasa makannya sambil bonceng Rossi ya….😀

  5. […] selengkapnya: Kisah Legenda Kuliner Nusantara « Langkah Kecilku Pulsa Paling Murah Article Directory Free […]

  6. wuiihh, mantaps….jd inget ketika makan lontong di surabaya tempoe doeloe…hehehee

    1. ayukk diulang lagi kenangannya….kpn2 ajak saya juga ya… qiqiiiiqi

  7. Ani amelia · · Balas

    mantap pisan,, ulasannya,,, yahuuuuddd,, bikin ngilerrr,,,,:)

    1. makasi bunda Ani udah mau cicipin sambalnya…..hehee

  8. sambelny bikin ngiler aja nih……

    1. Thanx, bu ika….udah sempetin ‘ngilerrr’ jg disini….hahaaa

    2. sambelnya emng bikin ngiler yah

  9. buban…ayo ke surabaya.ntar aku belikan lontong balap.hehe….

    1. daku boleh ngikut juga bu ika….?? ^__^

  10. mantep bgt… jempol dehhh🙂

    1. hatur nuwun sari udah nempelin jempolnya dimari….hehee

  11. jadi ngiler neh,, pengen nyobain …

    1. bolehhh….kita tukeran toge gorengnya yak..

  12. berhubung ga suka sambel soalnya bikin mules, jd ku order soto banjarnya aja ya budyut

    1. pdahal sambelnya mantep bgt tuh bunz..

      1. colekin mendoan juga enak loh

  13. Iyus Ruchdiana · · Balas

    Ngeliat gambarnya aja udah ngiler nih mbak, opo meneh nek nyolek asline yooo….

    1. emang lbh nikmat klo semua di depan mata ya jeung…..lbh riil…..lbh terasa huhaaah-nya…

  14. bun,,,, saya lapaaarrr,,, mauuuuu,, hahhahahahaha

  15. Wah soto banjar euy…blm prnh nyoba soto banjar…pesan 1 porsi GPL Bu..

  16. eh, kok namaku gak muncul tiba’e…Ririe Khayan muncul lagi neh…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: