DNA ‘pusat penyimpanan data berukuran mungil’

Geger penyergapan teroris di Temanggung (8 Agustus’09) beberapa hari lalu telah menyita perhatian kita. Ada siaran langsungnya pula… Dan sampai kini pun beritanya masih hangat diperbincangkan. Salut kepada para aparat yang dengan gigih (sekitar 18 jam) yang berhasil meringkus teroris yang ditengarai Noordin M. Top, yang akhirnya ditemukan dalam keadaan tewas. Namun di balik itu kita harus tetap waspada, karena ternyata mayat sang teroris masih diragukan ‘keasliannya’. Kita semua masih menunggu benarkah seseorang yg tewas dlm penyergapan itu benar-benar Noordin yang ngetop itu?? ya, kita berharap dari hasil tes DNA jenazah tersebut ada kecocokan dgn DNA anaknya.
Sungguh saya hanya paham setengah-setengah tentang apa itu DNA dan bagaimana mendeteksinya. Karena seluruh republik ini bahkan mungkin seisi dunia masih menunggu ‘kehebatan’ si DNA untuk membuktikan keyakinan banyak orang, mau tidak mau harus cari tahu dan menelisik seluk beluk si DNA. Dan dari penelusuran beberapa sumber, molekul yang ajaib ini merupakan bukti nyata akan kesempurnaan dan kemegahan cita rasa seni Allah dalam penciptaan.
DNA ternyata merupakan basis data tubuh manusia.
DNA adalah asam nukleat yang mengandung materi genetik dan berfungsi untuk mengatur perkembangan biologis seluruh bentuk kehidupan secara seluler. DNA terdapat pada nukleus, mitokondria dan kloroplas. DNA mitokondria dan kloroplas memiliki ciri khas, yaitu hanya mewariskan sifat-sifat yang berasal dari garis ibu. Hal ini sangat berbeda dengan DNA nukleus yang memiliki pola pewarisan sifat dari kedua orangtua. DNA berada di tempat yang amat terlindung dalam inti di pusat sel. Bila diingat bahwa garis tengah rata-rata sel adalah satu per seratus milimeter, kita akan sadar betapa kecilnya wilayah yang sedang kita bicarakan ini.
Perhatikanlah orang-orang di sekitar Anda dan cobalah berpikir sejenak tentang ciri-ciri macam apa saja yang mereka miliki. Sebenarnya, warna mata, tinggi tubuh, warna dan jenis rambut, suara, dan warna kulit mereka serta seluruh data yang sejenisnya direkam di dalam DNA mereka.
Informasi yang dikandung di dalam DNA tidak hanya menentukan ciri-ciri fisik tetapi juga mengendalikan beribu sistem dan proses yang berbeda-beda di dalam sel dan tubuh.
Bahasa DNA itu sendiri tersusun atas 4 huruf: A, T, G, dan C. Setiap huruf mewakili satu dari empat basa khusus yang disebut ‘nukleotida’. Jutaan basa ini berbaris dalam sebuah rangkaian yang bermakna dan membentuk molekul DNA. Urutan huruf-huruf di dalam DNA setiap manusia berbeda. Inilah alasan mendasar mengapa miliaran orang yang pernah hidup di muka bumi tampak berbeda satu sama lain.
Struktur dan fungsi dasar organ-organ sama pada setiap orang. Namun, setiap orang diciptakan begitu mendetail dan khusus dengan perbedaan yang demikian halus sehingga walau semua orang diciptakan dari pembelahan sebuah sel tunggal dan memiliki struktur dasar yang sama, miliaran manusia yang berbeda telah muncul.
Dari si DNA ini, para ilmuwan pun sudah mengembangkan berbagai teori untuk menekankan jumlah informasi yang terkandung di dalam struktur genetis seorang manusia. Informasi di dalam DNA begitu melimpah, sehingga bila buku-buku yang berisi informasi ini ditumpuk, tumpukan buku akan mencapai ketinggian sampai 70 meter.
Seandainya dilakukan pengetikan terhadap gen seorang manusia, maka lama waktu yang dibutuhkan oleh seseorang yang memiliki kemampuan mengetik 60 kata per menit dan bekerja 8 jam sehari adalah setengah abad penuh.
Bahkan informasi yang terkandung di dalam DNA dapat disetarakan dengan 200 buku telepon masing-masing setebal 500 halaman.
Sampai di sini satu hal yang saya yakini, bahwa ini adalah salah satu bukti penciptaan.
Dengan informasi yang diletakkan-Nya di dalam DNA, Allah menghadirkan kekuatan-Nya yang tidak terbatas dan adanya fakta bahwa Dia tidak punya sekutu di dalam mencipta. Pengetahuan Allah yang tidak terbatas ini dinyatakan dengan sebuah ayat:

Katakanlah: “Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)”. (QS. Al Kahfi, 18: 109)

Terpikirkah oleh Anda, bagaimana miliaran huruf di dalam sel manusia berasal mula? Bagaimana huruf-huruf ini berbaris dalam rangkaian yang bermakna sehingga membentuk perencanaan unik seperti tubuh yang sempurna dan kompleks? Bagaimana jika terjadi kerusakan pada urutan huruf-huruf ini? Inilah rahasia kehidupan yang terletak pada rangkaian ‘sempurna’ dari miliaran huruf di dalam DNA. [‘Rahasia DNA‘; ‘Kebesaran Allah di Segenap Penjuru Alam‘: Harun yahya]

6 komentar

  1. Subhanallah. Memang sejak dahulu saya selalu terkagum-kagum dengan DNA. Sebuah kemajuan biosains abad modern yang seperti menelanjangi manusia hingga ke bahagian terkecil.
    Sungguh beruntung seorang Muslim, memiliki keyakinan bahwa semua itu hanyalah ciptaan (makhluk) dan bukan pencipta (khalik). Ilmuwan Barat masa kini sepertinya telah gatal ingin menjadi khalik dengan mengubah-ubah susunan DNA agar menghasilkan sesuatu yang baru. Untungnya baru sebatas pad tanaman atau barangkali hewan. Bagaimana kalau yang diutak-atik DNA manusia?
    Gak terbayangkan ya…. seandainya DNA-ku dimodifikasi dan hasilnya adalah Hitler…hiii!!

    Bagus sekali tulisannya mbak.
    Salam takzim.

  2. Kedua ya…

    Tambahan informasi untuk DNA, ada satu link tentang DNA – GENETIC CODE manusia yang sudah dipetakan. Saya juga gak tahu cara bacanya bagaimana … tapi untuk sekedar tahu klik saja di :

    http://www.sacred-texts.com/dna/index.htm

    dan di

    http://www.sacred-texts.com/dna/hgp011k.htm

    Salam.

    >>>>>Sudah saya lihat, menarik…
    tp sama, saya juga tidak paham🙂😀

  3. Subhanallah..mba..ya bgitulah Allah menciptakan manusia dg sbaik2nya pnciptaan..Oya,boleh sya link dluan ya mba blog-nya?jgn lupa tolng di-link blk ya mba hehe..blogger br nih!mksih sblumnya…😀

    >>>>>Boleh dgn senang hati. Link ke blog anda mana ya…🙄

  4. aji yakin, tiap manusia memiliki perbedaan yang dapat dilacak melalui, salah satunya dna ini.

  5. berkunjung…..
    setara dengan 200 buku telepon setebal 500 halaman,
    *wow

  6. Kebesaran Allah ditunjukkan di mana-mana hingga
    pada satu zat yg sangat kecil, DNA. Semuanya tak
    luput dari pengawasan Allah Yang Maha Teliti.
    Tak hanya bumi, matahari, bintang yg bertasbih kpd
    Allah, DNA kita pun juga…
    .
    Salam kenal Mb Dyah. Sering2 kunjung2in ya…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: