Sehari Tanpa TV….Demi Anak

Tidak bisa dipungkiri bahwa TV adalah media yang paling murah dan mudah digunakan, dan tentunya memberikan manfaat sebagai sumber informasi dan hiburan. Karena ‘kehebatannya’ tersebut, anak-anak seringkali begitu mengidolakan TV, bahkan menganggapnya sebagai sahabat, dan tak jarang menjadi kecanduan. “Sehari tanpa TV? Rasanya sulit!” Mungkin hal itulah yang pertama kali terlintas dalam pikiran banyak orang saat mendengar seruan gerakan HARI TANPA TV (HTT).
HTT adalah simbol perubahan. Melalui gerakan ini, anak-anak diajak sehari saja mengenal hal lain di luar TV yang juga menarik dan lebih bermanfaat. Di kemudian hari, ia akan terbiasa untuk melakukan hal tersebut. Pembiasaan seperti ini membuat anak sadar akan banyaknya kegiatan lain yang lebih berarti.
Sudah seharusnya kita sebagai orang tua, om, tante, teteh, uwak, bulik, paklik, tulang, dlsb semakin memperhatikan tayangan acara yg disaksikan oleh anak, keponakan, atau adik kita.
Nah, sebagai rekomendasi berikut ini beberapa acara TV yg menjadi tontonan anak sesuai ratingnya.

PhotobucketRating Kualitatif Acara TV Anak dan Remaja

1. AnTV Curious George
2. AnTV Land Before Time
3. AnTV Simba TheKing Lion
4. AnTV StarKids Ya Iyalah
5. Trans Surat Sahabat
6. Trans7 Bocah Petualang
7. Trans7 Laptop Si Unyil
8. Trans7 Jalan Sesama
9. Trans7 Cita-Citaku
10. Trans7 Dunia Air
11. Trans7 Koki Cilik
12. Trans7 Si Bolang Jalan-Jalan
13. Trans7 Kisah Anak Nusantara
14. Trans7 Bk. Harian Si Unyil
15. Global TV Chalkzone
16. Global TV Dora The Explorer
17. Global TV Backyardigans
18. Global TV Wonder Pets
19. Global TV Go Diego Go
20. Global TV Are You Smarter Than 5th Grader
(sumber: Yayasan Pengembangan Media Anak, 25 Juni 2009)

Bagaimana pun tak bisa dipungkiri bahwa TV juga memberikan banyak manfaat dan tidak semua acara yang disediakan di TV buruk untuk anak. Ketergantungan pada TV menjadi bermasalah karena:
1. Belum terbentuk kebiasaan menonton TV yang kritis
2. Kebanyakan acara TV tidak aman/sehat untuk anak
3. Banyak orangtua belum paham dampak negatif TV
4. Peraturan penyiaran kurang melindungi pemirsa anak.
Nah, Kampanye HARI TANPA TV mengajak keluarga di Indonesia untuk tidak menonton TV selama sehari.
HARI TANPA TV, artinya sehari tidak menonton TV.
Bukan anti TV tapi merupakan wujud sikap kritis kita terhadap isi tayangan TV yang tidak bermutu, membodohi, dan tayangan yang tidak aman/sehat untuk anak. Fokusnya pada perlindungan dan kepentingan terbaik anak.

Apa yang bisa dilakukan?
1. Pergi ke perpustakaan atau toko buku terdekat
Ajak anak mengenal buku, belajar membaca buku dan terbiasa dengan kegiatan membaca. Berikan buku sebagai hadiah dan sediakan banyak buku, serta buatlah perpustakaan kecil di rumah.

2. Bercocok tanam
Dengan mengajak anak bercocok tanam, orangtua bisa mengajarkan kepada anak makna tumbuh dan bertanggung jawab. Ajarkan mereka untuk menanam dan menyiram bunga di tiap pagi.

3. Bermain
Selain membuat anak menjadi lebih aktif dalam kegiatan fisik, bermain dapat merangsang anak lebih kreatif dalam menciptakan permainan dengan peralatan sederhana dan mengenal lebih banyak permainan tradisional.

4. Melihat awan
Walau terdengar aneh, kegiatan ini sebenarnya bisa meningkatkan kreativitas dan imajinasi anak. Orangtua bisa meminta anak untuk membayangkan bagaimana rasanya hidup di atas awan, atau mendeksripsikan bentuk awan yang dilihatnya.

5. Menulis surat
Menulis surat melatih anak untuk mengenali prosedur pengiriman surat melalui kantor pos (amplop, perangko, dan jasa besar pak pos), mempererat silaturahmi dan membuat anak senang bila menerima balasan. Jika anak mulai mengenal teknologi internet, bisa saja sarana e-mail digunakan untuk melatih kebiasaan menulis.

6. Jalan-jalan
Jalan-jalan tidak selalu mengeluarkan uang. Kegiatan ini baik untuk tubuh karena bisa menurunkan tekanan darah dan mengurangi resiko berbagai penyakit. Anak-anak biasanya senang dengan hal-hal baru.

7. Berenang
Berenang termasuk salah satu olahraga fisik yang disukai anak. Hampir semua anak suka bermain air.

8. Bersepeda
Kalau dilakukan sendiri, mungkin bisa membosankan. Tapi coba lah bersepeda pagi bersama seluruh keluarga. Selain murah dan menyehatkan, kita bisa mengajak anak untuk menghias sepeda menjadi sepeda yang indah.

9. Mendengarkan radio atau membaca koran
Radio bisa melatih anak untuk mendengarkan dengan baik, dan membaca koran bisa mengajak anak untuk menambah wawasannya tentang dunia.

10. Memasak bersama ibu
Memasak adalah kegiatan menyenangkan yang bisa dilakukan bersama-sama. Memasak beragam panganan sederhana seperti puding, atau membuat sate strawberry yang dibaluri coklat leleh.

11. Olahraga
Berjalan-jalan, sepeda, berenang, hingga main badminton atau tenis meja, sangat mengasyikkan dan bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

12. Melakukan kegiatan bakti sosial
Awali dengan memilah pakaian, mainan, sepatu, barang layak pakai yang sudah tidak lagi digunakan. Setelah itu ajak mereka untuk berkunjung ke panti asuhan dan menyumbangkan barang-barang tersebut.

13. Merapikan kamar
Mulailah dengan mengajak anak-anak membersihkan kamar atau tempat tidur mereka, yang biasanya dilakukan oleh pembantu rumah tangga. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar tentang tanggung jawab dan menghargai peran pembantu rumah tangga.

14. Mengikuti les
Ayo latih otak kanan kita dengan mengikuti berbagai les yang menjadi minat anak. Les musik, atau les menari dan melukis, sangat bermanfaat untuk perkembangan otak anak.

15. Bercengkrama dengan keluarga
Kegiatan ini adalah bentuk hiburan yang sama sekali tidak membutuhkan modal. Yang orangtua butuhkan hanya waktu untuk duduk bersama dengan anak, berbagi cerita, atau bermain ular tangga, monopoli, dan sebagainya.

16. Belajar
Jadikan kegiatan belajar sebagai hobi yang menyenangkan, bukan kewajiban yang harus mereka lakukan dengan terpaksa. Belajar tidak harus berkutat dengan buku. Belajar untuk sabar, mengantri, hingga belajar menahan diri untuk tidak menonton TV adalah proses belajar yang baik.

17. Membuat keterampilan tangan
Manfaatkan semua benda tak terpakai di rumah. Ajak anak-anak untuk membuat kartu ucapan atau pembatas buku dari potongan gambar-gambar di koran/majalah bekas.

18. Berkunjung ke kebun binatang/museum
Banyak manfaat berkunjung ke kebun binatang atau museum, di antaranya memberikan anak beragam pengetahuan yang terkait dengan pelajaran di sekolah.

Tempel di Layar TV Anda *HTT*
Sehari tanpa TV. Sepertinya sederhana, tapi nyatanya tidak mudah karena kita sudah terbiasa untuk menonton TV setiap harinya. Karenanya diperlukan keterlibatan aktif dari para orangtua dalam mengeluarkan sang anak dari kendali TV dengan menciptakan beragam kegiatan yang jauh lebih menarik dan bermanfaat bagi mereka.

Source: http://www.kidia.org

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: